Tanya Jawab Klinik Hukum

Pertanyaan :

Apakah benar kekuatan/kedudukan tanah yang diperoleh dari hibah itu rendah?

Saya memperoleh tanah hibah dari saudara kandung, tapi dari informasi yang saya peroleh mengatakan bahwa kedudukan atau kekuatan hukum tanah hibah itu rendah jika dibandingkan dengan jual beli. mohon penjelasannya. Terima kasih.



Jawaban :

Terima kasih atas pertanyaannya.

Hibah menurut KUHperdata adalah pemberian cuma-cuma berupa tanah (biasanya dengan bangunan) kepada siapa saja yang dikehendaki oleh Pemberi Hibah, bisa kepada anak, orang tua, saudara atau bahkan kepada orang lain sekalipun.

Peralihan hak karena Hibah sama kedudukannya dengan peralihan hak karena Jual beli sepanjang dia memenuhi syarat-syarat Hibah.

Yang perlu diketahui agar Hibah sesuai aturan adalah:

1. Suami isteri harus masih hidup apabila Pemberi Hibahnya suami atau isteri.

2. Hibah harus dibuat dalam bentuk akta otentik (akta PPAT).

3. Kalau pemberi hibah belum menikah maka dia harus sudah dewasa.

Demikian jawaban kami, Terima kasih.

PENJAWAB: Hustam Husain, S. H.

Hustam Husain adalah seorang Notaris dan PPAT, sekaligus Ketua Pengurus Wilayah Sulawesi Selatan Ikatan Notaris Indonesia periode 2016 - 2019.

Tanya Jawab Terkait